6 tahun yang lalu aku diantar oleh kedua orang tua menuju pesantren yang
akan aku singgahi... sungguh tak ada sedikit pun dalam pikiranku bahwa kelas ku
itu ibarat kandang sapi haha oh noooooo... tapi ini benar-benar kenyataan bahwa gubuk yang ibarat
gubuk derita itu namun lebih pantas disebut dengan kandang sapi hehe... tapi
kelas yang terbuat dari triplek dan atapnya terbuat dari asbes kalo siang hari
panasnya sangat menyengat hehe... tes... tes... keringat selalu ngucur di
kening dan leherku...
Eits, tapi jangan sangka loohh... gitu... gitu ntu kelas kramat nd penuh
dengan kenangan, lihat aja perbedaan santri2 yg pernah ngerasain kelas triplek
sama yang tidak... beuh Beda jauh....:D
hmmm, serasa mau ngulang masa-masa dulu bersama teman... tapi semua itu tidak mungkin.... karna kini
aku... sebentar lagi akan menggunakan baju wisuda haha...hoorrreee... wisuda...
Tapi ...
Entah kenapa serasa begitu berat tuk menghadapi kenyataan ini semua...
bahwa aku akan wisuda??? Aku merasa... baruuuu... aja kemarin aku mengsisi
formulir pendaftaran buat masuk PM. UQI eh tau-taunya wisuda udh di depan mata...????
OMG apakah ini benar2 kenyataan dan bukan mimpi???
Ya Tuhan...
Entah apa yang ada dalam perasaan aku saat ini...
Semua bercampur menjadi satu... aku belum siap untuk keluar dari penjara
suci itu... cz, akan jadi apa aku kelak? Apa aja yang sudah aku dapatkan selama
ini di penjara suci itu??
Ya Rabbi....
Sesungguhnya hanya engkaulah pemilik segala kekuatan dan engkaulah yang
maha tau akan kebaikan bagi para hamba-hambamu.... aku hanya bisa berdo’a
semoga segala ilmu yang telah aku bina dan aku tuntut di penjara suci ini
engkau memberikanku ilmu yang bermanfaat bagiku... dan ilmu yang barokah yang
dapat membawaku kepada jalanmu yang lurus untuk duniaku dan akhiratku...:)
Terdengar sebuah jeritan yang tak kunjung usai... awal dimana matahari
tidak bisa lagi menerangi hari yang penuh dengan kesenangan... Hanya Doa yang
mampu tuk hadapi semuanya... perpisahan yang sebentar lagi kita rasakan... Akan
mampu mengikis air mata kita...
Sobat...
Maafkan aku yang selama ini terus menyakitimu... aku tau diriku banyak
bersalah pada kalian... tapi asal kalian tau aku sangat menyayangi kalian...
Jangan pernah katakan selamat tinggal, sebelum perpisahan yang sebenarnya
terjadi...
PERPISAHAN....
kenyataan yang harus kita telan, sungguh terasa sakit memang.. seperti
lepasnya engsel dari tubuh... Terasa sesak didada.. Air mata pun tak tahan lagi
ku bendung... Isak tangis saling berbalas haru kebahagiaan... pelukan terakhir
denganmu teman... akan terus melanahkan dengan Doa-mu menjemput asa gemintah.
Esok akan kita raih... hanya waktu yang tau, kapan dan dimana kita akan bertemu
kembali dengan membawa prestasi dan kesuksesan...
Namun...
Bila masa nanti kita berpapasan sapalah aku dengan peluk salam rindu serta
senyum hangat...:)
Selamat tinggal pondokku....
Selamat tinggal guru-guruku...
Selamat tinggal adik-adikku...
Selamat tinggal kawan-kawanku...
Dan selamat tinggal kenangan....
Dan selamat tinggal semuanya....
SELAMAT MENEMPUH KEHIDUPAN NYATA KAWAN SEPERJUANGANKU...
“ANSHORUL
UMMAH”
SALAM SEMANGAT DAN SALAM SUKSES BUAT SEMUANYA...:)
INGAT....!!!!!
Dari Ummul Quro Al-Islamilah kalian bisa menjadi
orang-orang hebat seperti sekarang ini... jangan lupakan tempat dimana kalian
diasuh dan diajarkan berbagai macam pelajaran... dan kenanglah selalu
nasehat2guru kalian terutama nasehat KH. HELMY ABDUL MUBIN LC. Guru sekaligus
org tua kalia selama 4/6 tahun kalian berada di penjara suci itu...
“tengoklah pondokmu sewaktu-sewaktu, mainlah, dan jangan
lupakan pondokmu ini” ujar pak kiayi di tausiyah nya di waktu wisuda... J
Dan ku dendangkan
seuntai lagu marhala untukmu sahabatku.....
Perjalanan
panjang kan kami lalui
Berbagai
rintangan kan kita lewati
Beban
berat yang kau titip kan
Takkan
pernah ku abaikan
Walau
dalam.... penghabisan
Rindu
tak bertepi... selau menghantui
Nolstalgia
indah terkenang abadi
Tuk
mengemban amanah suci
Menebarkan
syiar, syiar ilahi
Tanpa
jasamu guru apa daya diriku
Sebatas
hanya setitik debu
Wahai
ayah dan ibu
Engkau
penyejuk kalbu
Doamu
... iringi langkaku...
Tuhan
terlalu cepat semua ini
Suka
duka bersama yang telah kita lalui
Rasa
haru rasuki sanubari
Deras
air mata basahi pipi
Ya
Allah tuntunlah kami
Menuju
jalan lurus, yang engkau ridhoi
Lembaran
baru ini harus kita jalani..
Karena
waktu takkan abadi
Lembaran
baru ini harus kita jalani..
Tapi
cinta kita akan abadi



Tidak ada komentar:
Posting Komentar