Minggu, 18 Mei 2014

Nestapa Bumi

Laut akan menjadi ombak..
Jika angin tak bersahabat dengan udara
Mata akan tertutup
Jika ia merasa lelah
Oh Bumi....
Apakah langit selamanya akan berawan?
Apakah warna biru selamanya akan menjdi biru?
Tidak...!!
Hitam menjadi penghalang bagi sang cahaya
Matahari terkalahkan oleh bulan...
Bintang menjadi raja morfem yang akan selalu unggul
Mata berbinar ketika pelangi datang..
Ia takkan tampak tanpa ada biasan ketika hujan turun..
Dimana ada hujan,,,
Pembiasan akan terjadi...
Disitulah aku daatang
Kata si pelangi...


Terukirkan Pelangi Itu

Rasaku telah mati..
Dan aku tidak bisa merasakan apa-apa lagi...
Disaat aku sedih..
Tak seorang pun merangkul..
Disaat aku butuh...
Ku harap ada tangan terulur..
Namun, tak seorang pun datang...
Dan aku akan tetap tersenyum..
Walau sesekali kau mencaciku...
Aku akan tetap berdiri tegak..
Walau sesekali kau membuatku jatuh..
Aku akan tetap berusaha kuat, tegar
Walau kau buat duniaku bagai neraka
Aku akan tetap menganggapmu teman..
Walau kau membenciku...
Dan...
Aku akan terus tersenyum...
Berdiri tegak..
Tetap kuat.. Tegar...
Dan menyayangimu...
Walau sesekali kau mencaciku dan membuatku terjatuh...
Membuat dunia ini bagai neraka dan membenciku..
Karena pelangi kecil indah itu pernah kau hadirkan kepadaku..

SEKEDAR BERCERITA

Waktu yang ku lalui bukan hanya untuk sekedar bercerita...
namun harus mempunya arti makna sesungguhnya untuk menjadi lebih baik lagi....
ombak akan selalu datang, ketika angin laut datang..
namun...
bisa kah aku seperti lumba-lumba, yang selalu menyukai datangnya ombak untuk menjadi mainan..
aku ingin menjadi seorang wanita yang di hormati..
bukan yang disukai oleh banyak kaum adam...
tersadari melihat fartomargana di balik jendela...
hanya dapat meringik layak hinanya keledai...
aku memaikan gitas mosi..
sarak suara yang tanpa ku sadari banyak makna..
tabir menjadi tombak ku untuk kedepan..
namun pahit terasakan...
bak minum kopi hitam tanpa gula...
hidup...
haruskah ku pertahankan?
layakkah kau wahai manusia tuk menginjak bumi?
sedangkan kau tak pernah memperdulikan kanan kirimu..
hanya seekor anjing yang menemani malam...