sangat aku sadari, memang cinta hadir atas dasar sebuah perkenalah,,,,
namun kenapa, cinta itu hadir seakan mengeroyok dan menguras hati serta fikiranku.....
mereka hadir tanpa aku undang,,,,
mereka mendekat tanpa aku minta,,,
mereka memberikan segala apa yang aku inginkan,,, namun aku tidak membutuhkankannya,,,,
semua berjalan bagaikan awan yang berjalan melintas di langit yang begitu cerah,,,
cinta itu hadir,,, namun tak satupun aku dapat menerimanya,,,,
karna cinta ini sudah aku tutup,,, demi masa depanku,,,,
aku berjanji pada diriku,,, tak ingin mengenal cinta lagi....
awal aku masuk kuliah,,, beberapa ikhwan mengungkapkan perasaannya kepadaku,,,
namun tidak semudah mata memandang untuk dapat menerima cinta mereka,,,
dan,, tak lama kemudian,,, cinta itu hadir kembali,,, beberapa ikhwan mengungkapkannya lagi pada aku,,, sehingga aku bingung... tapi.... apa yang harus bingung kan????
tah aku masih ingin memperjuangkan cita-cita yang sempat kandas dalam hidupku...
dalam hati yang paling dalam,,,,
aku masih mengidolakan seorang kekasih Allah,, ialah Rabiyatul Adawiyah....
seorang yang menaruh kecintaannya hanya kepada Allah,,,, jujjur aku ingin sekali seperi beliau, menaruh cinta yang begitu besar,,,,
dan bagiku,,, tak ada waktu untukku membagi cintaku untuk siapa2 dulu,,, karna cintaku kepada Rabbku saja dan kedua orag tuaku serta kepada keluargaku belum sempat aku lebihkan,,, cinta ini masih ku tutup dengan sebuah cinta hanya kepada sang Rabbku ,,, rasul, kedua org tuaku dan keluarga serta kerabat-kerabat terdekatku,,, karna aku sadar, aka kelemahan hati dan fisik yang aku perjuangkan untuk hidup yang menaruh lebih banyak manfaat lagi....
belum saatnya aku menerima cinta dari siapaun,,, karn a hati ini belum siap untuk merasakan sakitnya untuk yang kedua kalinya.... cukup hanya cinta yang klemarin saja yang aku rasakan,,, tidak untuk saat ini lagi,,,
biarkan hati, pikiran dan kaki serta tangan ini yang menuju kepada sebuah cita-cita besar yang telah aku perjuangkan demi kebahagian mamah,,,,
karna ia adalah semangatku selama ini,,,,
mamah yang tak pernah kenal lelah untuk membuatku bangkit dari sebuah palung kehidupan,,,,
Rabbi,,,,
tolong aku,,, bantu aku,,, untuk menggapaui segala cita-citaku ini,,,
jangan biarkan seorang pun dapat mengahncurkannya....
karna kau tahu, betapa besarnya cita-citaku ini,,, dan tak mudah juga untuk menggapainya,,, meski aku tahu kemampuanku terbatas,, dan aku tidak tau bagaimana aku dapat mewujudkannya dengan berbagai kekurangan ku,,,
tarulah semngat yang tinggi dalam hidupku selalu ya Rabb,,, jangan kau hempaskan keputus asaan dalam diriku,, biarkan darah pemacu semnagt ini selalu ada dalam diriku,,,
demi satu cita yang ingin aku wujudkan,,,,
namun kenapa, cinta itu hadir seakan mengeroyok dan menguras hati serta fikiranku.....
mereka hadir tanpa aku undang,,,,
mereka mendekat tanpa aku minta,,,
mereka memberikan segala apa yang aku inginkan,,, namun aku tidak membutuhkankannya,,,,
semua berjalan bagaikan awan yang berjalan melintas di langit yang begitu cerah,,,
cinta itu hadir,,, namun tak satupun aku dapat menerimanya,,,,
karna cinta ini sudah aku tutup,,, demi masa depanku,,,,
aku berjanji pada diriku,,, tak ingin mengenal cinta lagi....
awal aku masuk kuliah,,, beberapa ikhwan mengungkapkan perasaannya kepadaku,,,
namun tidak semudah mata memandang untuk dapat menerima cinta mereka,,,
dan,, tak lama kemudian,,, cinta itu hadir kembali,,, beberapa ikhwan mengungkapkannya lagi pada aku,,, sehingga aku bingung... tapi.... apa yang harus bingung kan????
tah aku masih ingin memperjuangkan cita-cita yang sempat kandas dalam hidupku...
dalam hati yang paling dalam,,,,
aku masih mengidolakan seorang kekasih Allah,, ialah Rabiyatul Adawiyah....
seorang yang menaruh kecintaannya hanya kepada Allah,,,, jujjur aku ingin sekali seperi beliau, menaruh cinta yang begitu besar,,,,
dan bagiku,,, tak ada waktu untukku membagi cintaku untuk siapa2 dulu,,, karna cintaku kepada Rabbku saja dan kedua orag tuaku serta kepada keluargaku belum sempat aku lebihkan,,, cinta ini masih ku tutup dengan sebuah cinta hanya kepada sang Rabbku ,,, rasul, kedua org tuaku dan keluarga serta kerabat-kerabat terdekatku,,, karna aku sadar, aka kelemahan hati dan fisik yang aku perjuangkan untuk hidup yang menaruh lebih banyak manfaat lagi....
belum saatnya aku menerima cinta dari siapaun,,, karn a hati ini belum siap untuk merasakan sakitnya untuk yang kedua kalinya.... cukup hanya cinta yang klemarin saja yang aku rasakan,,, tidak untuk saat ini lagi,,,
biarkan hati, pikiran dan kaki serta tangan ini yang menuju kepada sebuah cita-cita besar yang telah aku perjuangkan demi kebahagian mamah,,,,
karna ia adalah semangatku selama ini,,,,
mamah yang tak pernah kenal lelah untuk membuatku bangkit dari sebuah palung kehidupan,,,,
Rabbi,,,,
tolong aku,,, bantu aku,,, untuk menggapaui segala cita-citaku ini,,,
jangan biarkan seorang pun dapat mengahncurkannya....
karna kau tahu, betapa besarnya cita-citaku ini,,, dan tak mudah juga untuk menggapainya,,, meski aku tahu kemampuanku terbatas,, dan aku tidak tau bagaimana aku dapat mewujudkannya dengan berbagai kekurangan ku,,,
tarulah semngat yang tinggi dalam hidupku selalu ya Rabb,,, jangan kau hempaskan keputus asaan dalam diriku,, biarkan darah pemacu semnagt ini selalu ada dalam diriku,,,
demi satu cita yang ingin aku wujudkan,,,,
1 komentar:
hai...salam perkenalan deh...rindu sama indonesia....
Posting Komentar