jalan terjal menanjak masih di depan. Perjuanganku masih panjang. Sampai detik ini aku terus berharap dan berdoa semoga aku diberikan kekuatan untuk mengejar mimpi-mimpiku, menjadi wanita tangguh yang kakinya berpijak di bumi dan cita-citanya bisa berhasil setinggi bintang-bintang tsaraya di angkasa sana. Didalam hati aku mengatakan... "Semoga kaki dan usaha ku ini, Allah selalu melihatku, karna aku tahu bahwa Allah tidak pernah tidur"
Senin, 01 April 2013
DIA YANG SELALU KU TUNGGU....
..
nah
kalau yg satu ini namanya ridwan agustiawan,panggiln akrabnya kang
iwank dya cinta pertama ku,beda loh pacr pertama nd cinta pertama... aku
sangt mencintainya bahkn pernh berharp mnjadi pasangan hidupku... tapi
hanya mimpi karna ia telah mencintai se2org tpy ntah itu sp? berharp aku
dngnnya hanya menjadi teman dekat karna ia mempunyai banyak ilmu....
itu yg mebwt aku suka ,kagum dan mencintainya
Dialah
sesosok imam impianku
tepat pada hari rabu wktu itu entah tgl berapa itu… aku mulai mengenal
akan dirinya. Sesosok seorg ikhwan yang awalnya entah siapakah Dia?
Awal ku menegenalny ialah, saat ia masuk kedalam kelasku dengan membawa
seuntai hikmah dan cerita yang sangat berarti. Waktu itu Dia menegurku
ketika aku sedang mengelap wajahku dengan tisu, entah mengapa pada saat
itu aku mulai merasakan sesuatu… yang mana awalnya entah apakah itu?
Rasa apa itu? Bilamana sehari tak melihat akan dirinya hidup seakan
hampa dan tak ada senyum… hehe.. ad2 jj yaa… tapi semua itu benar… dan
tak bisa dipungkiri. Saat itu pula typ hari aku mulai mencari tau
tentang akan dirinya… siapa dia? Namanya siapa? Dan dimana ia tinggal?
Bahkan bagaimana dia? Sampai ke seluk beluk akan dirinya?
Namun entah, apakah yang aku lakukan itu baik atau tidak? Wajar atau
tidak?suatu perbuatan bodoh namun bagiku sangat menyenangkan… dan
membuat rasa ini mendapatkan suatu rasa yang awalnya aku belum pernah
merasakannya. Perasaan apakah itu?
Seiring bergulirnya waktu… aku mengetahui, apa arti dari rasa ini… namun
terkadang apakah benar rasa yang ku rasa ini adalah sebuah rasa yang
dimiliki setiap makhluk kepada lawan jenisnya? Antara laki2 dan
perempuan? Apakah benar ini CINTA? Sungguh benarkah ini cinta namun
kadang tak percaya… namun mengapa selalu saja aku ingin dekat dengan
dirinya…
Ya tuhan…
Apakah ini yang namanya cinta?
Setahun kurang aku berkomunikasi dengannya.. mencoba mendekat walau tak
pasti… walau sebenernya semua ini tak pantas untuk dilakukan oleh
seorang wanita muslimah… namun cinta telah menggerakkan semua ini…
menjadikanku seorang wanita kerdil yang tak punya malu… berbagai pikiran
dn pertanyaan aku keluarkan agar aku selalu berkomunikasi saat liburan
di pesantren. Hmm… ada2 jj ya aku…:D
Indah rasanya waktu ia membalas sms yang aku kirim untuknya…
huuh,pokoknya gg bisa dibayangkan akan keindahan dan kesenangan yang ku
miliki akan kehadiran dirinya…
Namun… rasa sedih itu pun akhirnya ada saat ia mengabarkan kepadaku
kalau ia mendapatkan beasiswa ke yaman di Univ.Al-Ahgaf tepatnya dikota
tarim, ia pergi tepat pada tgl 19 september 2010 … rasa sedih yang
berkecamuk… menangis seorang diri di kamar saat mendapat kabar spt itu…
ya tuhan… kenapa semua ini harus terjadi..? pada saat itu aku mulai
merasa bingung, beribu pertanyaan mulai hadir dlm benak dan fikiranku…
bisakah aku bertemu dengan dirinya lagi? Masih bisakah aku berkomunikasi
dengannya walau jarak yang begitu jauh? Lalu.. siapa lagi yang akan
selalu memberikan aku nasihat selepas ia pergi nanty… dari situ semua
kenangan yang menyangkut akan dirinya mulai aku abadikan… mulai dari hal
yang sangat terkecil… yaitu… sms yang ia kirimkan untukku aku simpan
dan aku tulis ulang ke dalam sebuah buku… aku awalnya tak percaya
mengapa aku bisa seperti ini, seolah bersikap yang sangat berlebihan
untuk dirinya. Yang entah perlakuanku selama ini kepadanya akan terbalas
atau tidak?selepas sholat, tak lepasku dari doa yang selalu
mendoakannya…
“ya Allah,jaga ia baik2 disana… bimbinglah ia selalu dalam rahmat kasih
sayangmu,jagalah kesehatannya,all the best for him,mudah kanlah ia dalam
menuntut ilmu-Mu ya Allah… berikanlah segala ap2 yang ia hajatkan… dan
sampaikanlah salam rinduku dan cintaku untuknya… dan berilah aku
petunjuk… dan tunjukanlah takdir kepadaku biar takdir yang menunjukan
jalannya jika ia memang imam yang baik untukku.. dunia dan akhirat,
seorang imam yang sholeh yang dpt membimbing dan membawaku dalam
kebaikan dunia dan akhirat…”
Setiap dalam sholatku dan sujud malamku.. aku selalu panjatkan doa itu
untuknya… jika memang takdir berkata engkau yang terbaik untukku,maka
takdirlah yang akan menunjukan jalanmu untukku… namun jika takdir
berkata sedemikan,maka takdir pulalah yang akan menjauhi jalan diriku
dan dirimu tuk tak ditakdirkan tuk bersama.
Tak tersisa untuk diriku habiskan semua rasa untukmu didadaku… sehingga
aku tak ada habisnya untuk berhenti berharap tuk dapatkan cintamu… kini
aku kau genggam hatiku… sehingga ntah mengapa aku begitu sulit tuk
melepas angan akan tentang dirinya. Semakin aku mencoba tuk berusaha
menjauh dan melupakannya. Selama itu pula semakin berat dan sungguh
sulit tuk melupakkannya, dan semakin ingatan akan tentang dirinya selalu
ad dan hadir dan selama itu pula membuatku begitu sulit untuk
melupakannya.
Ya Rahman…
Apakah yang aku lakukan ini salah? Semua ini membuatku sakit, menahan
sebuah rasa rindu dan cinta yang tak berujung. Cinta ini seakan perlahan
membunuhku. Dan entah akan sampai kapankah rasa ini akan terus
berlanjut? Sampai air mata sudah tak asing lagi bersandar di kedua
pipiku dalam sholat,do’a dan sujudku.
Sudah 3 tahun silam aku menyimpan rasa ini, tanpa sepengetahuan’a bahwa
disini… ada aku seorang wanita,yang telah setia menunggunya
bertahun-tahun tuk datang lagi ke indinesia… bersabar menunggu demi tuk
dapatkan senyumnya kembali… dan berharap akan dirinya tuk nyatakan
cintanya kepadaku… hmm… semua itu mungkin hanya sebuah mimpi yang sangat
tinggi yang bagiku tak mungkin aku dapat memiliki seorang ikhwan yang
baik, sholeh, alim dan mempunyai ilmu yang tinggi serta wawasan yang
luas. Subhanallah, jika memang benar maka surga ada padanya.
K’ Ridwan…
Hanya satu yang ingin sekali aku katakana padamu…
Bahwa aku disini… berdiri tegak dan tegar serta sabar tuk ,menunggumu
datang kembali ke pondok dimana kmu besar dan bisa seperti sekarang ini.
Tuk datang menghampiriku, dan nyatakan cinta serta meminangku sebagai
pendamping hidupmu yang halal. Karna aku yakin engkau adalah seorang
ikhwan yang diciptakan oleh Allah untukku… tuk jadikanku seorang
wanitamu dalam hidup dan matimu. Jika km benar2 mencintaiku,,, maka
jangan kau lihat hal-hal yang baik dariku..karna itu akan bisa
membutakanmu kepadaku.. maka cintailah kekuranganku… karana pada diriku
ini banyak sekali kekurangan yang perlu kau ketahui.
nah
kalau yg satu ini namanya ridwan agustiawan,panggiln akrabnya kang
iwank dya cinta pertama ku,beda loh pacr pertama nd cinta pertama... aku
sangt mencintainya bahkn pernh berharp mnjadi pasangan hidupku... tapi
hanya mimpi karna ia telah mencintai se2org tpy ntah itu sp? berharp aku
dngnnya hanya menjadi teman dekat karna ia mempunyai banyak ilmu....
itu yg mebwt aku suka ,kagum dan mencintainya
kata kang iwank.:')
“Wanita adalah mahkluk kepastian. Sebagian besar dari mereka bisa menunggu dengan sabar datangnya kepastian tersebut; menunggu, menunggu dan terusss menunggu.
Maka, biar momen menunggu itu tetap berkualitas, mari diisi dengan hal-hal yang positif. Sibukkan diri dengan aktivitas bermanfaat. Terus memperbaiki diri. Nah, kalau ternyata si mister x itu nggak nyadar-nyadar juga ditungguin, malah nyantol ke tempat lain, setidaknya momen menunggunya tidak sia-sia.”
nd....
Cinta sejati selalu menemukan jalan. Ada saja kebetulan, nasib, takdir, atau apalah namanya. Tapi sayangnya, orang-orang yang mengaku sedang dirundung cinta justru sebaliknya, selalu memaksakan jalan cerita, khawatir, cemas, serta berbagai perangai norak lainnya.
Tidak usahlah kau gulana, wajah kusut. Jika berjodoh, Tuhan sendiri yang akan memberikan jalan baiknya. Kebetulan yang menakjubkan. Kalau kau tidak bertemu, berarti bukan jodoh. Sederhana bukan?
“Wanita adalah mahkluk kepastian. Sebagian besar dari mereka bisa menunggu dengan sabar datangnya kepastian tersebut; menunggu, menunggu dan terusss menunggu.
Maka, biar momen menunggu itu tetap berkualitas, mari diisi dengan hal-hal yang positif. Sibukkan diri dengan aktivitas bermanfaat. Terus memperbaiki diri. Nah, kalau ternyata si mister x itu nggak nyadar-nyadar juga ditungguin, malah nyantol ke tempat lain, setidaknya momen menunggunya tidak sia-sia.”
nd....
Cinta sejati selalu menemukan jalan. Ada saja kebetulan, nasib, takdir, atau apalah namanya. Tapi sayangnya, orang-orang yang mengaku sedang dirundung cinta justru sebaliknya, selalu memaksakan jalan cerita, khawatir, cemas, serta berbagai perangai norak lainnya.
Tidak usahlah kau gulana, wajah kusut. Jika berjodoh, Tuhan sendiri yang akan memberikan jalan baiknya. Kebetulan yang menakjubkan. Kalau kau tidak bertemu, berarti bukan jodoh. Sederhana bukan?
Langganan:
Komentar (Atom)

