Senin, 01 April 2013

Dialah Sesosok Imam Impianku





Tepat pada hari rabu wktu itu entah tgl berapa itu… aku mulai mengenal akan dirinya. Sesosok seorg ikhwan yang awalnya entah siapakah Dia? Awal ku menegenalny ialah, saat ia masuk kedalam kelasku dengan membawa seuntai hikmah dan cerita yang sangat berarti. Waktu itu Dia menegurku ketika aku sedang mengelap wajahku dengan tisu, entah mengapa pada saat itu aku mulai merasakan sesuatu… yang mana awalnya entah apakah itu? Rasa apa itu? Bilamana sehari tak melihat akan dirinya hidup seakan hampa dan tak ada senyum… hehe.. ad2 jj yaa… tapi semua itu benar… dan tak bisa dipungkiri. Saat itu pula typ hari aku mulai mencari tau tentang akan dirinya… siapa dia? Namanya siapa? Dan dimana ia tinggal? Bahkan bagaimana dia? Sampai ke seluk beluk akan dirinya?

Namun entah, apakah yang aku lakukan itu baik atau tidak? Wajar atau tidak?suatu perbuatan bodoh namun bagiku sangat menyenangkan… dan membuat rasa ini mendapatkan suatu rasa yang awalnya aku belum pernah merasakannya. Perasaan apakah itu?
Seiring bergulirnya waktu… aku mengetahui, apa arti dari rasa ini… namun terkadang apakah bernar rasa yang ku rasa ini adalah sebuah rasa yang dimiliki setiap makhluk kepada lawan jenisnya? Antara laki2 dan perempuan? Apakah benar ini CINTA? Sungguh benarkah ini cinta namun kadang tak percaya…  namun mengapa selalu saja aku ingin dekat dengan dirinya…
Ya tuhan…
Apakah ini yang namanya cinta?
Setahun kurang aku berkomunikasi dengannya.. mencoba mendekat walau tak pasti… walau sebenernya semua ini tak pantas untuk dilakukan oleh seorang wanita muslimah… namun cinta telah menggerakkan semua ini… menjadikanku seorang wanita kerdil yang tak punya malu… berbagai pikiran dn pertanyaan aku keluarkan agar aku selalu berkomunikasi saat liburan di pesantren. Hmm… ada2 jj ya aku…:D
Indah rasanya waktu ia membalas sms yang aku kirim untuknya… huuh,pokoknya gg bisa dibayangkan akan keindahan dan kesenangan yang ku miliki akan kehadiran dirinya…
Namun… rasa sedih itu pun akhirnya ada saat ia mengabarkan kepadaku kalau ia mendapatkan beasiswa ke yaman di Univ.Al-Ahgaf tepatnya dikota tarim, ia pergi tepat pada tgl 19 september 2010 … rasa sedih yang berkecamuk… menangis seorang diri di kamar saat mendapat kabar spt itu… ya tuhan… kenapa semua ini harus terjadi..? pada saat itu aku mulai merasa bingung, beribu pertanyaan mulai hadir dlm benak dan fikiranku… bisakah aku bertemu dengan dirinya lagi? Masih bisakah aku berkomunikasi dengannya walau jarak yang begitu jauh? Lalu.. siapa lagi yang akan selalu memberikan aku nasihat selepas ia pergi nanty… dari situ semua kenangan yang menyangkut akan dirinya mulai aku abadikan… mulai dari hal yang sangat terkecil… yaitu… sms yang ia kirimkan untukku aku simpan dan aku tulis ulang ke dalam sebuah buku… aku awalnya tak percaya mengapa aku bisa seperti ini, seolah bersikap yang sangat berlebihan untuk dirinya. Yang entah perlakuanku selama ini kepadanya akan terbalas atau tidak?selepas sholat, tak lepasku dari doa yang selalu mendoakannya…
“ya Allah,jaga ia baik2 disana… bimbinglah ia selalu dalam rahmat kasih sayangmu,jagalah kesehatannya,all the best for him,mudah kanlah ia dalam menuntut ilmu-Mu ya Allah… berikanlah segala ap2 yang ia hajatkan… dan sampaikanlah salam rinduku dan cintaku untuknya… dan berilah aku petunjuk… dan tunjukanlah takdir kepadaku biar takdir yang menunjukan jalannya jika ia memang imam yang baik untukku.. dunia dan akhirat, seorang imam yang sholeh yang dpt membimbing dan membawaku dalam kebaikan dunia dan akhirat…”
Setiap dalam sholatku dan sujud malamku.. aku selalu panjatkan doa itu untuknya… jika memang takdir berkata engkau yang terbaik untukku,maka takdirlah yang akan menunjukan jalanmu untukku… namun jika takdir berkata sedemikan,maka takdir pulalah yang akan menjauhi jalan diriku dan dirimu tuk tak ditakdirkan tuk bersama.
Tak tersisa untuk diriku habiskan semua rasa untukmu didadaku… sehingga aku tak ada habisnya untuk berhenti berharap tuk dapatkan cintamu… kini aku kau genggam hatiku… sehingga ntah mengapa aku begitu sulit tuk melepas angan akan tentang dirinya. Semakin aku mencoba tuk berusaha menjauh dan melupakannya. Selama itu pula semakin berat dan sungguh sulit tuk melupakkannya, dan semakin ingatan akan tentang dirinya selalu ad dan hadir dan selama itu pula membuatku begitu sulit untuk melupakannya.
Ya Rahman…
Apakah yang aku lakukan ini salah? Semua ini membuatku sakit, menahan sebuah rasa rindu dan cinta yang tak berujung. Cinta ini seakan perlahan membunuhku. Dan entah akan sampai kapankah rasa ini akan terus berlanjut? Sampai air mata sudah tak asing lagi bersandar di kedua pipiku dalam sholat,do’a dan sujudku.
Sudah 3 tahun silam aku menyimpan rasa ini, tanpa sepengetahuan’a bahwa disini… ada aku seorang wanita,yang telah setia menunggunya bertahun-tahun tuk datang lagi ke indinesia… bersabar menunggu demi tuk dapatkan senyumnya kembali… dan berharap akan dirinya tuk nyatakan cintanya kepadaku… hmm… semua itu mungkin hanya sebuah mimpi yang sangat tinggi yang bagiku tak mungkin aku dapat memiliki seorang ikhwan yang baik, sholeh, alim dan mempunyai ilmu yang tinggi serta wawasan yang luas. Subhanallah, jika memang benar maka surga ada padanya.
K’ Ridwan…
Hanya satu yang ingin sekali aku katakana padamu…
Bahwa aku disini… berdiri tegak dan tegar serta sabar tuk ,menunggumu datang kembali ke pondok dimana kmu besar dan bisa seperti sekarang ini. Tuk datang menghampiriku, dan nyatakan cinta serta meminangku sebagai pendamping hidupmu yang halal. Karna aku yakin engkau adalah seorang ikhwan yang diciptakan oleh Allah untukku… tuk jadikanku seorang wanitamu dalam hidup dan matimu. Jika km benar2 mencintaiku,,, maka jangan kau lihat hal-hal yang baik dariku..karna itu akan bisa membutakanmu kepadaku.. maka cintailah kekuranganku… karana pada diriku ini banyak sekali kekurangan yang perlu kau ketahui.
salah setatus dia yg entah tertuju kepada siapak itu... 
#tegar
Wahai Ibu.....
kuharap kau tak cemburu
jika anakmu, mulai membagi cintanya untukmu
tapi kau tak usah khawatir wahai Ibuku
karena cintaku padamu jauh lebih besar
dia hanya tulang rusuk ku, surga duniaku, serta amanah Robb ku
sedang surga Tuhanku ada di bawah kakimu...
adakah obat kerinduan yang paling manjur selain sebuah pertemuan?
beri sedikit waktu
agar cinta itu datang
karna terbiasa
seperti kupu2, terbang menjauh ketika aku hendak berusaha menangkapnya
tetapi ketika aku tak lagi mengharapkannya, dia malah datang dan hinggap tepat di hati ini tanpa aku sadari sebelumnya...
#hadeuh
Wahai Ibu.....
kuharap kau tak cemburu
jika anakmu, mulai membagi cintanya untukmu
tapi kau tak usah khawatir wahai Ibuku
karena cintaku padamu jauh lebih besar
dia hanya tulang rusuk ku, surga duniaku, serta amanah Robb ku
sedang surga Tuhanku ada di bawah kakimu...
adakah obat kerinduan yang paling manjur selain sebuah pertemuan?
beri sedikit waktu
agar cinta itu datang
karna terbiasa
seperti kupu2, terbang menjauh ketika aku hendak berusaha menangkapnya
tetapi ketika aku tak lagi mengharapkannya, dia malah datang dan hinggap tepat di hati ini tanpa aku sadari sebelumnya...
#hadeuh




Tidak ada komentar: